Widget HTML Atas

Program Latihan Bulutangkis Usia Dini




program latihan bulutangkis usia dini

Atlet-atlet bulutangkis top dunia yang sekarang memiliki peringkat tertinggi pasti pernah merasakan latihan bulutangkis di usia dini. Tidak mungkin mereka langsung mahir dalam bermain bulutangkis. Pastinya mereka latihan dalam waktu yang lama.

Program latihan bulutangkis yang mereka lakukan biasanya sudah dimulai dari usia yang sangat muda.

Ada yang memulai latihannya dari usia 3 tahun, 4 tahun, atau 5 tahun. Mereka juga mulai berlatih dengan program latihan teknik dasar untuk usia dini terlebih dahulu.

Program latihan bulutangkis usia dini itu sangat penting sekali. Karena dapat menentukan tingkat ketrampilan dalam bermain bulutangkis.

Program latihan bulutangkis bagi usia dini, pastinya tidak sama dengan program latihan untuk atlet profesional. Metode latihan bulutangkis usia dini biasanya dimulai dari teknik dasar.

Teknik dasar bulutangkis yang cocok untuk pemain usia dini, antara lain seperti cara memegang raket, langkah kaki (footwork), dan posisi badan ketika memukul shuttlecock.

Proses latihan bulutangkis usia dini, harus dimulai dengan porsi latihan yang ringan, jangan langsung diberikan porsi yang berat. Supaya anak senang terlebih dahulu dan pastinya tidak kapok untuk terus berlatih bulutangkis.

Bentuk Program Latihan Bulutangkis Usia Dini

Pada permainan bulutangkis ada banyak teknik dasar dan teknik tingkat lanjut yang harus dikuasai oleh para pemain.

Sebelum kita bisa melakukan smash yang keras, footwork yang lincah atau pukulan yang mengecoh, ada baiknya kamu mulai dari yang paling mudah dan sederhana terlebih dahulu. Diantaranya sebagai berikut.

1. Teknik Cara Memegang Raket Bulutangkis

Teknik dasar yang pertama kali wajib dikuasi oleh para pemula atau pemain usia dini, jika ingin menjadi atlet bulutangkis yang baik dan profesional adalah cara memegang raket.

Cara memegang raket tidak bisa asal-asalan atau asal pegang saja. Karena cara memegang raket ini sangat berpengaruh terhadap kualitas dan power pukulan.

Jika pegangan raket tidak benar, maka kekuatan pukulan yang dihasilkan akan lemah (kurang bertenaga), baik saat melakukan pukulan forehand ataupun saat melakukan pukulan bachand.

Perlu kamu ketahui, bahwa teknik memegang raket ada dua macam. Yang pertama cara memegang raket forehand dan yang kedua cara memegang raket backhand.

Kedua teknik memegang raket di atas wajib kamu kuasai dengan baik.

Setelah kamu bisa memegang raket dengan baik dan benar. Selanjutnya kamu bisa mencoba untuk mulai memukul shuttlecock.

Nah, ada beberapa jenis pukulan dalam permainan bulutangkis, seperti pukulan servis, lob, drophot, netting, pukulan drive serta pukulan smash.

Dimana setiap jenis pukulan tersebut memiliki cara dan kegunaan sendiri.

2. Sikap dan Posisi Badan

Dalam permainan bulutangkis, sikap dan posisi badan ketika pemainan berlangsung sangat menentukan hasil pertandingan.

Ada beberapa sikap dan posisi badan dalam permainan bulutangkis yang harus dikuasai, yaitu:
  • Posisi badan ketika bertumpu pada kedua kaki kanan dan kiri. Hal tersebut berlaku ketika sedang menyerang ataupun bertahan.
  • Tekuklah atau bengkokkan kedua lutut, selanjutnya berdiri menggunakan ujung kaki sampai pinggang berada pada posisi tegak. Posisi ini bisa kamu lakuakn ketika sedang bertahan.
  • Kedua kaki sejajar dan dibuka selabar bahu atau salah satu kaki berada di depan.
  • Salah satu lengan siku yang tidak memegang raket berada di samping tubuh, agar tangan yang memegang raket bisa bebas bergerak ketika memukul shuttlecock.

3. Footwork pada Bulutangkis

Teknik dasar langkah kaki atau footwork pada permainan bulutangkis juga harus dikuasai dengan baik. Teknik footwork bulutangkis ini tidak boleh sembarangan, karena sangat berpengaruh terhadap kualitas pukulan yang akan dihasilkan.

Jika posisi kaki atau langkah kaki salah, maka akan mempengarahui kecepatan dan kelincahan si atlet.

Sebagai contoh salah satu posisi kaki yang benar ketika bermain bulutangkis yaitu apabila pemain bermain dengan tangan kanan, maka ketika akan memukul shuttlecock kaki kananlah yang berada di depan. Begitupun sebaliknya, jika pemain menggunakan tangan kiri, maka kaki kirilah yang maju ke depan untuk mengambil sthuttlecock.

Itulah program latihan bulutangkis usia dini yang harus dikuasai terlebih dahulu. Jika ketiga latihan itu sudah dikuasai dengan baik, maka bisa mulai ke program latihan selanjutnya.

Selamat berlatih.

Post a Comment for "Program Latihan Bulutangkis Usia Dini"