Widget HTML Atas

Cara Melatih Smash Badminton Agar Keras




melatih smash badminton agar keras

Cara Melatih Smash Badminton Agar Keras - Dalam olahraga badminton atau bulutangkis, ada begitu banyak teknik dasar permainan bulutangkis yang harus dikuasai oleh para atlet, mulai dari shots, push, drive dan juga smash. Salah satu teknik yaitu smash menjadi hal yang sangat penting untuk dikuasai setiap pemain dan bukan hanya sekedar untuk memperlihatkan kekuatan, namun juga teknik ini sangat mematikan sehingga shuttlecock tidak bisa dikembalikan oleh lawan.

Untuk bisa melakukan teknik smash sempurna, memang bukan hal yang mudah, butuh latihan rutin terus menerus.

Cara smash badminton agar keras ini, bisa dipelajari agar kamu bisa mendapatkan hasil pukulan yang maksimal. Berikut penjelasannya.

Melatih Smash Badminton Agar Keras

1. Jangan biarkan ototmu tegang

Ketika sedang bermain badminton, memang akan ada tekanan untuk melakukan yang terbaik. Apakah kamu tahu kalau hanya dengan stres sedikit, otot kamu bisa menjadi tegang secara otomatis?

Inilah yang menjadi titik lemah terbesar bagi para atlet. Terkadang otot yang terlalu tegang akan memperlambat gerakan tubuh (kaku) dan juga menghambat kamu untuk melakukan smash yang keras.

Masih gak percaya?

Untuk melakukan smash, diperlukan suatu tenaga yang secara khusus difokuskan untuk teknik ini. Otot harus dalam keadaan siap dan dinamis untuk mengeluarkan ledakan energi yang cukup untuk melakukan smash.

Coba bayangkan jika otot kamu terus-terusan tegang sepanjang permainan, pasti kamu gak akan mampu mengeluarkan tenaga untuk melakukan smash. Itu disebabkan karena tenagamu telah dihabiskan untuk mengencangkan/menegangkan otot.

2. Manfaatkan pergelangan tangan

Seperti yang sudah dijelaskan di nomor 1, otot yang tegang kurang bagus dalam melakukan smash. Sama halnya dengan memegang raket, usahakan untuk tidak terlalu tegang dalam menggenggam raket karena tegangan otot tangan mempengaruhi kecepatan dan akurasi.

Kalau kamu terlalu menggunakan banyak tenaga di awal, tenaga yang kamu butuhkan untuk melakukan smash otomatis tidak akan keluar.

Selain itu, kamu juga harus menggunakan kekuatan pergelangan tangan untuk menambah tenaga. Jangan mengandalkan pundak dan lengan atas karena kedua bagian ini tidak akan menciptakan momentum pukulan secepat pergelangan tangan.

Tidak butuh otot besar dan kuat untuk melakukan smash tajam. Penggunaan pergelangan tangan juga berguna untuk membuat shuttlecock menukik bak peluru.

3. Jangan mengayunkan lengan terlalu mencolok

Memang untuk mencapai smash yang kuat, kamu harus lebih mengandalkan pergelangan tangan dibandingkan dengan gerakan dari pundak dan lengan. Tapi, ini bukan berarti kamu tidak menggerakan pundak dan lengan sama sekali.

Tetap gunakan sedikit tenaga dari lengan dan pundak untuk mengayunkan raket sebelum memukul shuttlecock. Mulai tenaga dari situ, kemudian semakin dipercepat dan diteruskan ke pergelangan tangan.

Walaupun begitu, ayunan lengan ini lebih baik dibatasi, jangan sampai kamu menghabiskan tenaga untuk mengayunkan lengan. Cukup ayunkan lengan dengan bayangan melakukan seperempat lingkaran. Sedikit mirip dengan gaya mencambuk.

4. Latih teknik scissor jump

Tidak hanya terpaku dengan memukul ketika sedang berada di belakang shuttlecock saja, ternyata teknik melompat juga dibutuhkan untuk memperkuat pukulan smash kamu. Cobalah untuk memulai latihan scissors jump (lompat gunting).

Apa sih scissors jump itu?

Ketika kamu berlari ke arah shuttlecock, berikan perhatian lebih ke gerakan langkah kamu. Melompatlah dengan posisi kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, kemudian putar tubuh kamu secara horizontal ke kiri ketika kamu sedang di udara.

Dengan melakukan ini, kamu bisa menambahkan tenaga alami. Jika ditambah tenaga dari scissors jump dan tenaga dari lari memukul shuttlecock, dijamin smash kamu pasti akan menjadi lebih kuat.

Perlu diingat kalau trik-trik ini juga memerlukan waktu dan proses latihan yang cukup lama. Jadi, jangan menyerah ketika kamu belum berhasil mencobanya setelah beberapa kali.

5. Berlatihan kecepatan dan kelincahan

Cara memperkuat pukulan smash dalam bulutangkis berikutnya adalah berlatih kecepatan dalam berlari dan juga kelincahan.

Saat melakukan smash, pastikan tubuh lebih condong ke arah depan dan untuk melakukan ini, maka pemain harus bisa memprediksi dan observasi jalur terbang dari shuttlecock sebelum menyentuh tanah atau lantai. Saat sudah mengunci posisi ini, maka alihkan langkah dan posisikan tubuh beberapa langkah ke belakang shuttlecock.

Sesudah ada di belakang shuttlecock, maka segera berlari ke arah depan yakni mengarah ke shuttlecock dan bersiap untuk melakukan smash. Dengan ini, pemain bisa memperoleh ancang ancang untuk mendapatkan tenaga alami sehingga shuttlecock bisa dipukul lebih keras dan tajam.

6. Latihan timing

Untuk mendapatkan teknik smash yang kuat juga dibutuhkan timing yang tepat. Untuk melatih timing ini bisa dilakukan dengan sesering mungkin memprediksi arah datangnya shuttlecock yang dipukul lawan yakni dengan memberi umpan umpan yang tinggi.

Semakin sering melakukan latihan timing, maka pukulan smash akan semakin akurat sekaligus keras dibandingkan dengan tidak berlatih timing.

7. Mengembangkan teknik grip

Teknik grip berguna untuk memegang raket bulutangkis yang baik dan benar. Jika teknik memegang raket dilakukan secara asal, maka hasil pukulan smash juga tidak akan kencang dan sempurna.

Ada 4 macam teknik grip bulutangkis yang bisa dilatih untuk mendapatkan pukulan smash keras seperti American Grip, forehand Grip, Backhand Grip dan juga Combination Grip yang semuanya harus terus dilatih supaya bisa mendapatkan pukulam smash keras.

8. Pilih raket yang tepat

Raket juga merupakan perlengkapan bulutangkis penting dan bisa mempengaruhi hasil pukulan smash. Setiap raket dibuat dengan fitur tersendiri seperti bagus digunakan untuk pertahanan dan bagus untuk menyerang yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Jika sudah mendapatkan jenis raket yang tepat, maka seimbangkan raket dengan ujung jari telunjuk pada bagian tengah raket.

Jika raket terlihat miring dari wajah, maka ini menandakan raket tersebut berjenis berat yang cocok digunakan untuk menyerang sehingga momentum yang akan dihasilkan untuk melakukan smash bisa lebih besar. Sedangkan jika raket miring ke kanan, maka raket tersebut bisa dikontrol dengan baik dan juga memiliki tingkat akurasi yang benar.

Demikian beberapa cara melatih smash badminton agar keras yang perlu diperhatikan dan dilatih dengan baik. Karena semua hal diatas sangat mempengaruhi hasil dari pukulan smash yang akan kamu lakukan.

Untuk mendapatkan smash yang tajam dan keras tidak hanya selalu mengandalkan otot, namun ada beberapa hal penting yang juga sangat berpengaruh seperti cara memegang raket, pilihan jenis raket dan lompatan seperti yang sudah kita bahas diatas.

Post a Comment for "Cara Melatih Smash Badminton Agar Keras"